Selasa, 19 Oktober 2010

" CERPEN MISTERI KEMATIAN GABY"

Judul : Jauh (Tinggal Kenangan)

Pencipta : Caramel – Pay (Makassar)

=========================

G        D Em      Bm

Pernah ada rasa cinta

C      G       Am       D

Antara kita kini tinggal kenangan

G     D

Ingin kulupakan

Em         Bm

Semua tentang dirimu

C            G       Am        D            G

Namun tak lagi kan seperti dirimu oh bintangku

Reff :

G      d        Em        Bm

Jauh kau pergi meninggalkan diriku

C       G        Am       D

Disini aku merindukan dirimu

G         D        Em         Bm

Kini ku coba mencari penggantimu

C            G       Am        D         G

Namun tak lagi kan seperti dirimu oh kekasih


Secret Words :

ku ingin memiliki nafasmu jikalau aku mati

Bisakah Aku memiliki nafasmu jikalau aku mati



Kisah ini terinspirasi oleh lagu Jauh


   Hujan Lebat masih terlihat menghujani rumah tempat Gaby terdiam dikamarnya. Ia memandang jendela kamar tempatnya, melamun berharap pelangi muncul setelah hujan lebat, Gadis 19 tahun itu berharap pelangi muncul menghiasi rumahnya dari balik kaca. Sesosok bayangan muncul  dari arah jendelanya, terlihat seorang pria turun dari motornya dengan keadaan basah kuyub, Gaby melihat pria itu seperti berteduh di depan rumahnya tampak kedinginan. Ia memperhatikan pria itu dengan cemas melindungi sebuah tas kulit gitar yang ia lindungi, tampaknya tas itu lebih berharga dari tubuhnya.

   Hati Gaby tergerak melihat pemandangan itu , ia memutuskan untuk menghampiri pria itu walau ia tidak mengenal jelas siapa pria itu. Hatinya ibah, segera ia keluar dari rumahnya. Dengan sebuah payung ia mendekati pria dengan tinggi 175cm . Kemudian membuka pintu gerbangnya.

   “ Masuk yuk, daripada kehujanan..” Tawar Gaby dan pria itu menatapnya dengan tersenyum kedinginan .

   “ Yakin gapapa.. ?.” ujar pria itu sopan.

   “ Serius.. Dirumah ini aku tinggal sendirian, Ayo..!!.”

   Pria itu pun luluh, ia memarkirkan motornya ke dalam halaman rumah Gaby yang sederhana. Kemudian Gaby mengajaknya duduk diruangan teras,Gaby kembali ke dalam rumah untuk Mengambilkan sebuah handuk kering. Pria itu tidak menolak handuk berwarna pink tersebut Namun, pria itu lebih memilih membersihkan gitarnya kebanding dirinya. Gaby hanya tersenyum kecil memperhatikan tingkah pria berkulit putih dan bermata sipit tersebut. Timbul pertanyaan mengelitik.

   “ Kok gitarnya dulu yang di keringin. Bukannya kamu ?.”

   “ Iya, gapapa. Ini nyawa pertama aku. Jadi penting juga!.”

   “ Wow.. emang gitar itu buat apa, kok dibilang nyawa kedua..”

   “ Aku Popo. Vovarie Palopo, seorang gitaris band amatiran namanya Carame.”

   “ Oh. gitu ya. Pantesan. Denger denger, Seorang pemusik selalu menganggap alat musik sebagai nyawanya. Aku pikir tadinya Cuma rumor, dan ternyata benar ya!.”

   “ Hehehe. Gitulah.. emang kamu bisa main alat musik juga?.”

   “ hm..” Gaby  terdiam menatap gitar klasik yang dimiliki Popo .

   “ Sedikit bisa main piano, dulu sempat les tapi sekarang uda bodoh kali ya.!! tapi gitar ga bisa deh... pengen belajar sih! tapi ga ada waktu , sibuk kuliah hahaha!.”

   “ Oh gitu ya.. emangnya kamu kuliah dimana?.”

   “ STIKOM.. deket sini. Aku perantauan dari Malang. Rumahnya ini kontrak. Makanya jangan heran kalau aku sendirian !.”

   “Hm. gitu ya..”

   Gaby kemudian menawarkan secangkir kopi hangat kepada pria itu. Popo begitu tersanjung dengan kabaikan gadis yang baru ia kenal tersebut. Kemudian mereka terlibat pembicaraan yang sulit dipercaya. Dekat dengan pandangan dan perkenalan pertama. Tak terasa waktu berjalan dengan cepat, hujan mulai menghilang. Popo harus segera kembali ke kafe tempat ia bekerja dan ia pun meminta pamit kepada Gaby.. Gaby terlihat senang berkenalan dengan pria tersebut. 

   “ Terima kasih ya.. uda kasih tempat buat aku beteduh, jasa kamu pasti aku balas kelak hehehe!.”

   “ Idih. Pemusik emang romantis kata katanya. Hm.. Gimana, kalau kamu ajarin aku main gitar aja..!.” pinta Gaby dan Popo terdiam berpikir sejenak

   “ Benaran!! wah dengan senang hati aku mau ajarin gadis secantik kamu. Hm, Tunggu kapan aku sempat pasti aku datang ke tempat kamu. Ok?.”

   “ Janji ya..!.”

   “ Janji pasti..!!.”

   Perkenalan itu menjadi awal kedekatan mereka. Setelah itu berselang waktu beberapa hari, Popo benar benar menepati janjinya untuk mengajarkan Gaby  bermain gitar.

   “ Ini sebuah gitar yang aku paling suka, aku hadiahkan untuk kamu. Aku harap kamu bisa mencintai gitar ini seperti kamu mencintai kekasihmu kelak!!.” ujar Popo 

   Gaby hanya tersenyum kecil dan bahagia dengan hadiah barunya tersebut,Sejak saat itu Gaby mulai belajar menarik petikan nada dari gitalr klasik yang dipinjamkan oleh Popo untuk pertama kalinya . Gaby pun mulai jatuh cinta pada alat musik sederhana tersebut sejak saat itu. Setiap saat mulai saat itu , Ia selalu menantikan guru les gitar barunya disetiap kesempatan waktu yang ada. 

   Popo juga pria yang sangat baik dan memberikan kesan yang sempurna dalam waktunya tersebut. Ia melihat sebuah potensi besar dalam lengkingan suara yang dimiliki Gaby , kebetulan di dalam bandnya salah satu vokalis tetap telah memutuskan mundur untuk mencari peluang kerja yang lebih baik daripada menjadi seorang anggota band. Popo pun menawarakan Gaby untuk menjadi pengisi kekosongan bandnya, awalnya Gaby sempat ragu untuk menjadi vokalis dalam kelompok band tersebut. Namun, akhirnya dorongan dan semangat yang diberikan oleh Popo membuat ia berani untuk menyatakan dirinya bersedia.

   Ternyata, pilihan Popo kepada Gaby tidaklah salah. Band mereka mulai banyak menarik minat kafe kafe untuk memberikan porsi konser kepada mereka. Gaby  mulai giat berlatih menjadi penyanyi band, celakanya kegiatan tersebut mulai membuat kuliahnya terbelangkalai. Ada hal lain yang ia sembunyikan dalam kebersamaan bandnya. Ia mulai menyadari dirinya jatuh cinta pada Popo . Namun Popo yang juga seorang menejer band yang terdiri dari Nando pada bas, Agnes pada keyboard dan Angelina pada drums, selalu menegaskan kepada seluruh tim untuk menggapai cita cita mereka terlebih dahulu menjadi band sukses ketimpang mengurusi urusan pribadi mereka termasuk cinta.

   Perlahan band Carame mulai bangkit dan formasi baru band tersebut belum cukup membuat Kebesaran nama band mereka tersebut masuk dalam dapur rekaman, beberapa kali kegagalan dan ditolak oleh pengusaha rekaman menjadi hal biasa. Penolakan tersebut Membuat Popo menjadi putus asa. Disaat itulah, Gaby yang selalu hadir memberikan dorongan, dan rasa cinta diantara mereka pun mulai tak terelakan . Sejak saat itu mereka menjadi sepasang kekasih yang selalu bersama. Tanpa sebuah ungkapan cinta dan berjalan begitu saja dengan sebuah penyataan mereka saling mencintai 

   Mereka kemudian menambah satu huruf L dalam nama band mereka menjadi band Caramel .Dengan tambahan huruf tersebut, kini mereka mulai menancapkan kembali cita cita mereka menjadi anggota band ternama dan berjuang mencapai mimpi mereka disampin itu band mereka kedatangan satu personal bernama Anton yang piawai bermain Biola dan lengkaplah kini jumlah mereka menjadi enam personal dengan tiga perempuan dan tiga laki laki sebagai format Caramel.

   Mereka berkomitmen untuk menjadi bintang besar dan kesempatan itu terbuka ketika sebuah Audisi Band dilakukan dikota mereka. Nando dan Popo adalah sahabat dekat yang selalu bersama sejak kecil. Namun Nando memiliki sebuah kebiasaan yang buruk sehingga memiliki beberapa musuh yang selalu datang untuk mengajaknya berkelahi. Sifatnya yang temperamental selalu membuat masalah dan itu terjadi ketika ia secara tak sengaja berdebat dengan salah satuh anggota band lain yang terlihat iri dengan band Caramel. Perdebatan itu menjadi masalah besar pribadi yang tersimpan dan berubah menjadi perselisihan yang kemudian melibatkan kebencian.

   Gaby mulai mahir menciptakan lagu dengan gitar. Ia juga mulai sering bolos kuliah untuk kepentingan bandnya. Namun ia rela melakukan semua itu demi cita cita dan mimpinya bersama sang kekasih, Popo. Hubungan mereka begitu dekat dan sulit untuk dipisahkan setiap menit dan detiknya. Teringat ketika disuatu hari paling indah dalam kenangan kebersamaan mereka dalam keadaan romantis.

   “ Popo , kira kira kalau kita sukses kelak. Kamu punya cita cita apa lagi!.” Tanya Gaby.

   “ Hehehe. Kamu yakin mau tau..!.”

   “ Iya, apa sih?.”

   “ Aku mau menikah, mau jadi suami dari gadis yang aku paling cintai sedunia. Dan itu adalah kamu,, !.”tegas Popo .

   “ Terima kasih ya. Aku juga berharap begitu. Tidak ada pria lain di hidup aku selain kamu. Hanya kamu yang telah membuat hidup aku begitu indah. Kalau pun suatu saat ada yang lain dalam hidup aku. Itu bukan orang lain. Tapi gitaR ini…” ungkap Gaby memperlihatkan gitar yang diberikan Popo padanya ketika memulai belajar bermusik.

   “ Hm  kamu ada ada aja! Masa aku disamakan kayak gitar sih?.“

   “ Kan belajar dari kamu.hehehe. Ingat kan ? ketika pertama kali kenalan , kamu bilang  gitar ini nyawa kedua kamu..”

   Popo terdiam dan terkejut dengan penyataan yang pernah ia keluarkan kini terulang dari bibir Gaby , Mereka pun tertawa dan saling berpelukan.

   “ Terima kasih ya. Gaby .Mungkin kita adalah takdir paling indah yang diciptakan Tuhan, semoga apa yang kita impikan tidak pernah terpisah, walau maut memisakah kita.”

   “ Jika maut memisahkan kita dengan darah, aku pun akan ikut dengan darah. Jika Tuhan memisahkan kita dengan raga. Akupun akan ikut dengan ragamu!.” balas Gaby .

   Popo terdiam mendengarkan kata kata dari Gaby  . Begitu indah namun juga begitu sedih bila diartikan 

   “ Jangan ngomong gitulah.. kesannya aku mau pergi aja hehehe!.”

   ***

   Audisi band yang berhadiah sebuah album rekaman pun hadir di kota mereka. Caramel band pun tiba pada waktunya untuk melakukan konser audisi. Sebagai band yang cukup berpengalaman panggung , mereka dengan mudah  lolos ke babak final. Di final yang hanya terdiri dari dua band terbaik itu , Caramel band bersaing dengan Superband band . Superband adalah sebuah band yang didirikan sekelumpulan anak muda yang sempat  membuat keributan dengan Nando.pada saat audisi pendaftaran dibuka. 

   Untungnya mereka tidak terlibat perkelahian lebih jauh karena Popo berusaha mencegah hal tersebut.  Kedua band telah bersiap di hari final. Gaby sedang menghadapi ujian kuliahnya yang berbarengan dengan final ketika itu. Ia memutuskan untuk pergi dan berangkat sendiri dengan taksi menuju tempat audisi. Sedangkan Popo dan Nando pergi bersama begitu pula dengan dua kakak beradik Agnes dan Angelina. Sedangkan Anton menjadi orang pertama yang harus tiba dilokasi.

   Setelah usai ujian ,Perjalanan menuju lokasi final berjaan baik untuk Gaby  Ketika tiba ia telah ditunggu oleh Agnes, Angelina dan Anton . Namun mereka tidak melihat hadirnya Popo dan Nando. Sedangkan band mereka sebentar lagi akan melakukan audisi. Mereka menjadi limpung dan bingung. Nomor telepon kedua anggota band tersebut masih sulit dihubungi. Hingga panggilan konser untuk band mereka hanya memiliki sisa waktu 10 menit. Mereka mulai cemas. Tiba tiba sebuah telepon tersambung ke Hendphone milik Gaby 

   “ Gaby .. ini aku Nando.” kata Nando.

   “ Kalian kemana sih, bukannya cepat datang. Bentar lagi kita uda masuk audisi!.”

   “ Gaby maaf, aku minta maaf sekali ini aja!.!”terdengar suara nando berubah senduh

   “ Maaf kenapa?.” Tanya Gaby bingung

   “ Aku dan Popo ga bisa datang ke audisi kali ini. Ada urusan mendadak. Ini benar benar penting buat hidup kita. “

   “ Hah. Tapi band ini tanpa kalian berdua mana bisa jalan?.” keluh Gaby

   “Gaby . Kamu tau kan mimpi kita selama ini. Menjadi band besar. Dan inilah kesempatan kita. Jangan gagalkan semuanya hanya karena kita tidak datang. Aku mohon. Sekali ini jangan Tanya kenapa. Teruskan mimpi kita. Aku mohon Gaby l!.” suara isak tangis terdengar dari Nando

   Gaby terdiam dan mulai curiga dengan tangis tersebut. 

   “ Popo mana..?.”

   “ Popo..dia.. dia lagi ke toilet. Dia sakit perut. Jadi kamu cepatan audisi dulu. Setelah audisi aku akan telepon kamu lagi.. selamat berjuang ya Gaby .” Nando menutup telepon itu dan Gaby hanya bisa memanggil namun perbincangan itu berakhir.

   Gaby menatap personal yang lain. Ia sempat putus asa kehilangan dua orang personal lain. Setelah terdiam sejenak ia bangkit , ia tak ingin mimpi serta cita cita band mereka berakhir begitu saja. Sekarang ia harus berusaha dengan hanya empat personal yang ada di ujung karier mereka Dengan semangat tinggi ia pun masuk keruang audisi. Ia melantunkan sebuah lagu yang menjadi andalan band mereka. Juri sempat bertanya anggota lain yang kurang. Dengan spontan Gaby menjawab berhalangan. Juri yang terdiri dari mantan bintang band sukses akhirnya memberikan kesempatan band pincang tersebut beraksi.

   Gaby berhasil menjadi gitaris juga vokalis untuk pentas mereka di  Audisi tersebut. Tidak ada cela sedikitpun dari permainan mereka. Tanpa Popo dan Nando mereka berhasil membawakan detak senyum di pipi para juri. Setelah itu, mereka beristirahat sejenak menunggu hasil pengumuman. Kedua sahabat yang menghilang itu masih sulit untuk dihubungi, mereka cemas menanti hasil pengumuman sekaligus kabar sahabat mereka.

   Akhirnya, pengumuman di sebutkan. Band Caramel sukses membawa kekurangan itu dengan keberhasilan . band mereka menjadi juara. Mereka terlihat gembira memamerkan piala kebesaran merekan, saling berpelukan.diikuti tangis bahagia Mimpi indah telah menanti mereka menjadi band sukses. Diantara kegembiraan tersebut. Nando kembali menelepon Gaby . Gaby dengan gembira menyambut telepon tersebut.

   “ Nando. Kita juara. Kita juara. Kita bisa jadi band dapur rekaman!.” teriak Gaby

   “ Selamat ya. Gaby . aku cukup senang mendengarnya . sekarang aku mau jujur sama kamu ..” ujar Nando terdiam sejenak

   “ jujur kenapa?.”

   “ Popo kritis. Dia dirawat dirumah sakit Alyo,.kalau bisa kamu secepatnya kesini!.”

   “ Apa!!! Kamu ga bercanda kan. Tadi kamu bilang dia sakit perut..?.”

   “ Ceritanya panjang. Lebih baik kamu segera kesini..!.”

   “ Ok…!!.” 

   Hati Gaby mulai cemas dan gelisah. Ia segera menuju rumah sakit yang dikatakan oleh Nando. Ketika tiba ia melihat nando mengalami luka memar dengan balutan luka di kepalanya yang masih terlihat bekas darah mongering . Ia mulai ketakutan , kemudian Nando membawa Gaby ke unit gawat darurat. Gaby mulai ketakutan , terlebih ketika ia terlihat Popo yang sedang tertidur pulas dengan alat Bantu pernafasan dengan beberapa Dokter dan Suster. Gaby tak bertanya banyak kepada Nando ia segera menerobos masuk keruang tersebut. Mendekati Popo sambil berteriak histeris.

   Suster dan Dokter kemudian bertidak tegas memisakan gadis itu. Terlambat untuk Gaby. ia hanya sempat memeluk pria yang ia cintai terakhir kali sesaat nafasnya benar benar berakhir. Tangannya bergetar, Dokter mulai melihat pasien kesulitan bernafas ketika Gaby datang. Popo sepertinya merasakan kedatangan Gaby walau masih tertidur. Gaby ditarik keluar dari ruangan. Kemudian Agnes memeluknya dan berusaha memberikan kekuatan untuk sabar.

   “ Popo kenapa.. Popo kenapa.? Kenapa bisa kayak gini?.” teriak Gaby pada Nando.

   “ Maafin aku, Gaby . Ini salah aku. Kalau saja aku ga bikin keributan di perjalan tadi kita ga mungkin kayak gini. Popo tertusuk pisau ketika sedang menolong aku dari perkelahian dengan musuh musuh aku di jalan.”

   Gaby terdiam dan berusaha tidak percaya. Ia mulai seperti panik dan tertawa sendiri. Sambil beberapa kali berkata semua hanya sandiwara. Dokter keluar dari pintu UGD dengan wajah penyesalan. Sambil berkata

   “ Maafkan kami. Pasien mengalami luka yang cukup vital karena tertusuk dibagian leher sehingga menganggu pernafasan. Pasien telah meninggal.”

  

   Mendengar berita duka itu, Gaby beteriak histeris dan menerobos pintu kemudian mendekati Popo yang telah mendingin. 

   “Popo . Kalau kamu ga bisa bernafas sendiri, biarkan aku memberikan nafas untuk kamu. Jangan pergi tinggalkan aku , Popo . Jangan Popo .. “ teriak Gaby penuh air mata.

   Akhirnya kisah mereka benar benar berakhir karena takdir. 

   ***

   Gaby tak pernah bisa melupakan kisah cintanya pada Popo  . Ia mencoba bertahan untuk hidup tanpa sang kekasih. Namun bayang bayang dan kenangan sang kekasih selalu hadir dalam hidupnya. Di balik kesedihan yang mendalam. Ia melihat gitar yang diberikan Popo sebagai bagian dari hidup Popo yang tersisa. Kemudian mulai memetik satu persatu nada yang akhirnya menciptakan sebuah lagu indah. Ia mulai mengingat janji terakhir pada sang kekasih yang tak pernah ia lupakan.

   Bahwa mereka tidak akan pernah terpisah oleh maut. Bila darah yang memisahkan mereka. Maka darah itu harus milik mereka bersama. Bila raga yang memisahkan mereka, harus raga mereka yang hilang bersama. Kata kata itu membekas begitu dalam di hati Gaby hingga sadar tak sadar sebuah lagu tercipta begitu dalam yang khusus ia persembahkan untuk kisahnya. Setelah itu ia mulai hidup tanpa duka dihadapan sahabat-sahabatnya.

   Personal band Caramel lain begitu gembiara ketika Gaby menghubungi mereka untuk siap kembali bernyanyi. Mereka tidak menyia yiakan kebangkitan Gaby dari kesedihan, dan mengambil sebuah konser di sebuah kampus untuk acara pecan seni. Gaby terlihat lebih kurus daripada biasanya. Namun ia tidak kehilangan naluri untuk bernyanyi dan bermusiknya. Disatu kesempatan besar. , konser mereka diliput oleh berbagai media dan televisi. Gaby berdiri menghadap penonton dengan penuh ketegaran. Ia mulai teringat satu sisi panggung melihat bayangan Popo yang selalu memberikan senyuman disaat ia bernyanyi berdiri memperhatikannya

   Di panggung besar tersebut . Gaby mulai membuka kata kata terakhirnya.

   “ Lagu ini . lagu yang aku buat ketika dibatas antara aku berusaha untuk bangkit dan mundur. Namun aku percaya. Lagu ini kelak dapat mewakili mimpi band kami untuk menjadi besar. Mimpi untuk menjadi bintang besar. Kupersembahan lagu ini untuk orang tercinta yang telah pergi untuk selamanya..” ujar Gaby dengan rauk penuh kesedihan namun tak menangis.

   Perlahan penonton konser mulai terdiam mendengarkan deringan petikan gitar dan suara Gaby yang begitu indah dengan ciptaan lagunya. Ada yang terhanyut hingga menangis. Mereka seolah terbius oleh lirik dan petikan nada tersebut. Lagu yang memilukan itu berakhir dan ditutup dengan sebuah tepuk tangan meriah yang luar biasa. Seorang penguasaha rekamana jatuh cinta pada lagu tersebut. Dan meminta nomor telepon yang dapat menghubungi band Caramel, walau kontrak telah lama dibuat ketika mereka memenangkan kontes audisi. Namun perusahaan besar kali ini yang hadir cukup menjanjikan karier mereka.

   Gaby meminta waktu untuk beristirahat pulang kerumahnya karena kelelahan. Agnes dan kawan kawan membiarkan Gaby pergi dari mereka.

   “ Aku pamit dulu ya. Aku lelah, semoga tanpa aku band ini terus maju ya.. kita gapai mimpi kita sama sama..” ujar Gaby .

    Kata kata itu tak mereka sadari adalah kata kata terakhir Gaby. Gaby kembali kerumahnya dengan cepat. Ia mengenakan gaun putih disaat pertama kali ia bertemu dengan Popo . ia mulai mengenang hal pertama ketika rintik hujan menjadi penghias kisah mereka dan ia menutup matanya untuk sekejap beristirahat. Setelah konser pentas seni. Anggota band lain tiba dirumah Angel untuk membawa kabar gembira kontrak kerja rekaman yang luar biasa. Bahkan mereka akan dibawa ke ibu kota untuk mengisi acara sebuah televise

   Namun kegembiraan tersebut sirna ketika Mereka menemukan Gaby dengan tetasan darah ditangannya mengering kaku. Sebuah pisau kecil terletak tak jauh dari tubuh gaby yang telah membeku, Gaby ditemukan meninggal dengan meyayat nadi tangannya. Kehisterisan terjadi diantara mereka. Sebuah kertas kecil penuh catatan lirik dan nada tergeletak ditangan Gaby tertetesi darah merah.  Catatan lirik itu menjadi saksi terakhir kepergian Gaby . catatan kesedihan karena cinta. Catatan yang menghiasi perjalanan cinta yang pernah ada di muka bumi ini 

   Dan kisah mereka pun tertuang lengkap dalam setiap kisah lirik terakhir yang terungkap. Kemudian lagu itu berharap menjadi saksi dari kisah cinta Gaby dan Popo .
 

TAMAT
Berita terkait di muat detik.com
Agnes Davonar Sempat Dituduh Berkonspirasi Populerkan Lagu Geby

Nurul Hidayati - detikcom

Jakarta - Bicara lagu Geby, berarti harus menyebut band Caramel dan Agnes Davonar. Nama terakhir menyebut dirinya sebagai novelis online. Di internet, nama Agnes mudah dicari. Gadis 23 tahun ini rajin menulis blog dan cerita fiksi. Nah, salah satu kisah fiksi yang ditulisnya berjudul 'Lirik Lagu Terakhir'. Semula, kisah itu berupa cerpen, lalu kini menjadi novel yang telah memasuki sesi kelima dan bisa dinikmati secara online. Agnes mengaku menulis kisah itu terinspirasi oleh sebuah lagu berjudul 'Jauh' (yang syairnya sama persis dengan lagu Geby berjudul Tinggal Kenangan). Menurutnya, lagu itu ciptaan Ega, personel band Caramel. Gadis yang berkarier di Kalimantan ini menyatakan, inspirasi itu didapatnya dari teman yang mengiriminya file berisi lagu 'Jauh' dan sedikit pesan bahwa penulis lagu itu sudah meninggal dunia akibat bunuh diri. Ini hanya fiktif, gua hanya melukiskan lirik dan dan lagu yang gua denger dan baca dari Ega dari volakis Caramel yang meninggal karena bunuh diri atas kematian sang kekasih. semoga setidaknya membantu anda untuk mengilhami kisah cinta mereka yang begitu memilukan," begitulah pesan pembuka Agnes tentang cerpennya itu. Lakon utama kisah ini diberi nama Angel. Tak dinyana, tanggapan pembaca kisah itu membeludak. Agnes lantas menuliskan kisah itu dalam bentuk novel online. Karena desakan pembaca yang penasaran pada lagu itu, akhirnya Agnes pun berusaha mengontak band Caramel lewat telepon. "Saya berinisiatif melakukan konfirmasi wawancara dengan Anang sebagai manajer band Caramel karena penuhnya peminat dan keingintahuan lagu tersebut. Berita tersebut saya muat dalam beberapa situs internet seperti situs pribadi saya sendiri," beber Agnes dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (8/6/2008). Dia juga menyangkal adanya informasi di internet bahwa Radio EBS Surabaya telah mewawancarai band Caramel. Bantahan Agnes ini sejalan dengan pernyataan Radio EBS yang mengaku tak pernah berkomunikasi dengan band Caramel. Dalam wawancara yang dilakukan setahun lalu itu, band Caramel yang berlokasi di Malang mengaku bukan pemilik lagu Jauh (Tinggal Kenangan). Mereka hanya menyanyikan lagu itu atas permintaan penonton. Kaitan Agnes dengan band Caramel dan lagu Jauh (Tinggal Kenangan) yang sangat erat di internet, tak urung melahirkan tuduhan bahwa Agnes berkomplot untuk membuat Caramel dan lagu Jauh terkenal. "Saya sempat dituduh berkonspirasi buat ngetopin mereka," ujar Agnes. Jelas Agnes menyangkal tuduhan itu. Lagu Jauh, kata Agnes, sudah ada sebelum dia menulis cerita fiksi. "Lagu itu membuat saya berkenalan dengan band Caramel," ujar gadis yang mengecap pendidikan di luar negeri ini. Cerita Agnes yang terinsipirasi lagu Jauh kemudian berkembang cepat di internet, dikopi di satu situs ke situs lain, ke blog satu ke blog yang lain, dan uniknya, kisah itu terdistorsi menjadi 'aneh-aneh' seperti yang tersebar saat ini dan disebut sebagai kisah nyata.

16 komentar:

  1. Aku suka banget bca critanya,.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahhh.. dramatis banget jarang ditemui

      Hapus
  2. taufinajusnita8 April 2013 01.42

    ceritanya bikin kita terharu
    banyak kata yang kita harus ambil dari kisah di ats

    BalasHapus
  3. Sungguh terharu membaca ceritanya sampai-sampai meneteskan air mata. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi kita semua dari kejadian cerita tersebut.

    BalasHapus
  4. Cerita ini ampe ke hati wkwkw

    BalasHapus
  5. Menyentuh bngt,,,ironis kali.....aq suka...

    BalasHapus
  6. ada filmnya kan ?. aku sudah nonton :)

    BalasHapus
  7. kta tman ku nie cerpen kah cerpanget ( cerita panjang banget.............. )
    pi sggh bkn trhru pnsran dng org'x

    BalasHapus
  8. isnaini fauziah7 Maret 2014 04.04

    uft.. keren bgt, critax tragis, nmun bxk hikmah yg bsa dpetik

    BalasHapus
  9. Sumpah çerpen ini sedih banget....sampai² aku Maü nangis......
    Romantis bangett









    ....

    BalasHapus
  10. sedih banget lihat kisahnya....... :'(

    BalasHapus
  11. mengesan kan" benar benar menyentuh hati

    BalasHapus
  12. Nggak nyangka! Ceritanya begitu mengharukan.....
    Emang beneran ya, Gaby itu meninggal beneran?

    BalasHapus
  13. berarti band lanjutan org tu, caramel yg pernah tampil dinbox atau bukan?

    BalasHapus
  14. Ceritanya sangat sedih
    inilah lagu yg difavoritkan oleh saya..

    BalasHapus
  15. OMG HELLO sedih bngt smpe msuk ke hati

    BalasHapus